Sorot Indonesia – Setelah Hong Kong, Indonesia kebagian meluncurkan DFSK E5 Plus, sebuah langkah signifikan dalam ekspansi global PT Sokonindo Automobile. Peluncuran ini berlangsung pada 24 Juni 2026 di Jakarta, dan menandai hadirnya model Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di pasar otomotif Indonesia. DFSK E5 Plus PHEV menawarkan fleksibilitas dan efisiensi dalam berkendara, menjawab tantangan infrastruktur pengisian daya listrik yang masih dalam tahap pengembangan.

Baca juga:

DFSK E5 Plus merupakan SUV yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pasar setir kanan di Asia Tenggara. Model ini menawarkan jarak tempuh elektrik hingga 140 kilometer dengan dukungan mesin konvensional untuk perjalanan lebih jauh, memberikan solusi praktis bagi konsumen yang khawatir akan keterbatasan infrastruktur stasiun pengisian daya listrik (SPKLU).

Dalam peluncurannya, Amy Gong, Presiden DFSK, menyatakan, “E5 Plus menjadi langkah awal dari pembaruan menyeluruh pada portofolio produk kami. Kami berkomitmen untuk menghadirkan produk dan layanan yang semakin kompetitif, guna memberikan pengalaman mobilitas yang lebih cerdas dan ramah lingkungan bagi pelanggan di seluruh dunia.” Dengan fitur seperti Automatic Parking Assist, radar gelombang 5 mm, dan 22 unit sensor, E5 Plus tidak hanya menawarkan performa tetapi juga teknologi pintar untuk mendukung keselamatan berkendara.

CEO PT Sokonindo Automobile, Alexander Barus, menegaskan bahwa peluncuran DFSK E5 Plus PHEV merupakan strategi transisi yang rasional menuju elektrifikasi nasional. “Kami memilih PHEV lebih dulu karena kami ingin memberikan kebebasan kepada konsumen untuk mengatur kebiasaan berkendara mereka sendiri,” ungkapnya. PHEV dianggap sebagai solusi ideal untuk mengatasi kendala minimnya infrastruktur pengisian daya, yang seringkali membuat pengguna kendaraan listrik merasa tidak nyaman.

Baca juga:

Dengan baterai berkapasitas 25 kWh, DFSK E5 Plus dapat menempuh jarak hingga 1.200 km dalam sekali pengisian daya dan bahan bakar. Hal ini memungkinkan pengguna untuk melakukan perjalanan jauh tanpa khawatir kehabisan daya. Di sisi lain, sistem infotainment E5 Plus juga dilengkapi dengan dukungan multibahasa, termasuk bahasa Indonesia, serta konektivitas CarPlay dan Spotify yang sudah terinstal langsung, menjadikannya kendaraan yang modern dan terhubung.

DFSK berkomitmen untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Mereka menjelaskan bahwa langkah ini bukan hanya tentang menghadirkan produk baru, tetapi juga tentang membangun jaringan layanan yang efisien dan responsif. Dengan fokus pada kapabilitas jaringan, sistem operasional, sumber daya manusia, keahlian teknis, dan ketersediaan suku cadang, DFSK berusaha untuk menciptakan nilai tambah bagi konsumen.

Setelah Hong Kong, Indonesia kebagian meluncurkan DFSK E5 Plus, dan langkah ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan. Dengan semakin berkembangnya kesadaran akan pentingnya mobilitas berkelanjutan, peluncuran E5 Plus menjadi momentum penting bagi industri otomotif Indonesia.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.