Sorot IndonesiaCathay Financial Holdings (Cathay FHC) merupakan salah satu perusahaan keuangan terkemuka di Taiwan yang terus mendorong pengembangan teknologi kecerdasan buatan generatif (generative AI) dalam sektor jasa keuangan. Melalui kerangka teknologi AI generatif yang dikembangkan oleh Cathay FHC, GAIA, serta strategi AI-as-a-Service (AIaaS), perusahaan tersebut berusaha meningkatkan efisiensi operasional dan menghadirkan layanan yang lebih baik bagi nasabah. Dalam upaya ini, Cathay FHC telah melakukan penelitian yang menunjukkan kinerja model bahasa kecil (SLM) dengan sumber terbuka (open source) yang telah disempurnakan. SLM ini mampu mengelompokkan kebutuhan nasabah dan mendukung berbagai layanan keuangan masa depan.

Penelitian ini melibatkan evaluasi sejumlah model open source terkemuka yang dikembangkan oleh Meta, TAIDE, TAME, NVIDIA, dan OpenAI. Hasil awal menunjukkan bahwa SLM yang telah disempurnakan tersebut berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap teknik prompt engineering yang kompleks serta modul vector retrieval. Pendekatan ini dapat menyederhanakan arsitektur sistem, serta menekan kompleksitas operasional dan pemeliharaan sistem pada masa mendatang.

Baca juga:

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kombinasi antara rangkaian data sektor keuangan yang dirancang secara cermat dan proses penyempurnaan yang terarah mampu meningkatkan stabilitas model, efisiensi inferensi, serta kendali dalam proses implementasi. Dalam tugas klasifikasi kebutuhan nasabah, SLM yang telah disempurnakan ini menghasilkan kinerja yang mendekati LLM closed-source yang banyak beredar, bahkan hampir menandingi kemampuan model terdepan.

Dari sisi tata kelola data dan privasi, penelitian ini menggunakan pendekatan data sintetis sehingga tidak memanfaatkan informasi nasabah dalam proses pelatihan model. Cathay FHC juga menerapkan berbagai teknik, termasuk pengelompokan fungsi layanan, perancangan rangkaian data untuk kebutuhan tunggal maupun ganda, lokalisasi konteks Taiwan, serta perluasan kata kunci. Pendekatan tersebut memperkuat kemampuan model dalam memahami konteks layanan keuangan lokal, terminologi industri, serta pertanyaan nasabah yang bersifat ambigu.

Cathay FHC menilai teknologi tersebut dapat diterapkan pada berbagai layanan masa depan, seperti pengecekan saldo kredit pemilikan rumah (KPR), bantuan pembayaran kartu kredit, hingga navigasi layanan cabang. Pengembangan ini menjadi fondasi bagi layanan pencarian cerdas, pengalihan layanan secara otomatis, serta pengalaman interaksi nasabah generasi berikutnya.

Penelitian ini merupakan contoh bagaimana Cathay FHC terus mengeksplorasi teknologi klasifikasi berbasis konteks panjang, pemahaman dokumen keuangan tingkat lanjut, serta penerapan AI lintas-skenario. Dengan mengembangkan metode pelatihan dan implementasi model yang dirancang khusus untuk sektor keuangan, Cathay FHC ingin mempercepat inovasi dan menghadirkan layanan keuangan yang lebih cerdas, efisien, serta berorientasi pada kebutuhan nasabah.

Melalui penelitian ini, Cathay FHC menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan riset AI yang aman, tangguh, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, perusahaan tersebut dapat meningkatkan efisiensi operasional, menghadirkan layanan yang lebih baik bagi nasabah, serta meningkatkan kepercayaan diri nasabah dalam menggunakan layanan keuangan.

Cathay FHC juga berencana untuk terus mengeksplorasi teknologi klasifikasi berbasis konteks panjang, pemahaman dokumen keuangan tingkat lanjut, serta penerapan AI lintas-skenario. Dengan demikian, perusahaan tersebut dapat meningkatkan kemampuan model dalam memahami konteks layanan keuangan lokal, terminologi industri, serta pertanyaan nasabah yang bersifat ambigu.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.