Sorot Indonesia – Info pemadaman listrik PLN kembali menjadi perhatian masyarakat di Kalimantan Tengah, terutama di Kabupaten Kapuas dan Pangkalan Bun. Pada tanggal 26 Juli 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kapuas Kota mengumumkan akan melakukan pemadaman sementara pasokan listrik mulai pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Pemadaman ini disebabkan oleh gangguan pada sistem kelistrikan yang berdampak pada berbagai kecamatan di wilayah tersebut, seperti Jalan Garuda dan Pangkalan Rekan.

Warga diminta untuk mempersiapkan kebutuhan listrik mereka sejak dini, terutama menghadapi pemadaman yang diharapkan berlangsung selama enam jam. PLN juga menyatakan bahwa mereka akan mengerahkan seluruh personel untuk menangani gangguan serta mempercepat pemulihan layanan.

Baca juga:

Di sisi lain, pada tanggal 25 Juli 2026, pemeliharaan jaringan distribusi di Tanjung Selor juga mengakibatkan pemadaman listrik sementara. PLN ULP Tanjung Selor melakukan pemeliharaan pada jaringan 20 kV yang mengakibatkan pemadaman dari pukul 09.00 hingga 11.00 WITA. Wilayah yang terdampak antara lain Jalan Perdamaian dan sebagian Jalan Tiga Tawai. Pemeliharaan ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di kawasan tersebut.

Tidak hanya itu, pemadaman bergilir juga terjadi di Pangkalan Bun pada tanggal 24 Juli 2026. PLN menyebutkan bahwa gangguan pada sisi pembangkitan listrik menyebabkan penurunan pasokan daya, sehingga pemadaman terpaksa dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan. Manajer PLN ULP Pangkalan Bun, Agung Darmawan, menjelaskan bahwa pemadaman ini direncanakan berlangsung dari pukul 04.00 WIB hingga 03.00 WIB keesokan harinya, dengan estimasi waktu padam sekitar enam jam.

Selama pemadaman, sejumlah lokasi di Kecamatan Arut Selatan, Kumai, Pangkalan Lada, dan Batu Ampar akan merasakan dampaknya. PLN mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan aktivitas dan mengamankan peralatan elektronik mereka.

Lebih jauh, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Borneo Nusantara juga menyoroti masalah ini, meminta PLN untuk memberikan penjelasan tentang kondisi sistem kelistrikan di Kalimantan. LBH menilai bahwa pemadaman yang berulang menunjukkan adanya masalah serius dalam pelayanan publik, yang seharusnya tidak terjadi jika sistem kelistrikan berjalan dengan baik.

Masyarakat berharap adanya transparansi dari PLN mengenai penyebab dan solusi atas pemadaman listrik yang merugikan banyak pihak. Dengan adanya pemadaman listrik yang kerap terjadi, penting bagi PLN untuk menyampaikan informasi yang jelas dan akurat sehingga masyarakat dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik.

Dalam menghadapi ketidakpastian ini, masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan bersabar, serta mengikuti setiap perkembangan informasi mengenai pemadaman listrik dari PLN.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.