Sorot Indonesia – Katingan, Kalimantan Tengah – Polres Katingan tangkap R terduga pelaku penyerangan polisi saat gerebek bandar sabu. Penangkapan ini dilakukan setelah sebelumnya tiga anggota polisi gugur dalam insiden yang terjadi di Desa Tumbang Kalamei saat operasi penggerebekan narkoba pada Rabu, 1 Juli 2026. Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono, mengungkapkan bahwa penangkapan R adalah langkah penting dalam mengusut tuntas penyerangan yang menewaskan tiga personel Polri.

Penyerangan terjadi ketika tim Satresnarkoba Polres Katingan melaksanakan tugas mereka untuk menangkap bandar narkoba. Operasi tersebut berujung ricuh ketika pelaku dan warga setempat melakukan perlawanan. Dalam insiden tersebut, tiga anggota polisi yang gugur adalah Aipda Yudhi Perdana Putra, Aiptu Sumaryanto, dan Bripda Nopandri Ramadhana. Aipda Yudhi dan dua rekan lainnya dilaporkan hilang sebelum akhirnya ditemukan tewas di aliran sungai.

Baca juga:

Penangkapan R dilakukan tanpa perlawanan di rumahnya di Desa Tumbang Kalamei, dan polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang diduga digunakan dalam penyerangan tersebut. Dengan penangkapan R, total terduga pelaku yang diamankan kini menjadi dua orang, setelah sebelumnya petugas menangkap seorang pria berinisial A yang bersembunyi di atas perahu.

Anggota DPR, Martin Tumbelaka, mengutuk keras aksi penyerangan tersebut dan mendesak pihak kepolisian untuk membongkar jaringan kejahatan yang terlibat. Ia menegaskan pentingnya memberikan hukuman berat kepada para pelaku agar memberikan efek jera bagi yang lain. Martin menyerukan agar pihak kepolisian menyelidiki hingga ke akar masalah, termasuk mencari tahu siapa yang memprovokasi warga untuk melawan aparat.

“Negara tidak boleh kalah menghadapi sindikat narkoba,” tegasnya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dan kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia, meskipun harus menghadapi risiko yang tinggi.

Proses penyidikan masih terus berjalan, dan Polres Katingan saat ini juga memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan. Kapolres Dodik Hartono menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan penyelidikan untuk menemukan dan menangkap semua pelaku yang terlibat dalam insiden tragis ini.

Situasi di Katingan telah menjadi perhatian publik, dan banyak yang berharap agar tindakan tegas diambil untuk menjaga keamanan di wilayah tersebut. Penyerangan terhadap aparat kepolisian menunjukkan tantangan yang dihadapi dalam upaya penegakan hukum, terutama dalam kasus penyalahgunaan narkoba yang semakin marak.

Kejadian ini juga mengingatkan kita akan risiko yang dihadapi petugas penegak hukum dalam menjalankan tugas mereka. Dukungan masyarakat sangat penting dalam memberantas peredaran narkoba dan menjaga keamanan di daerah masing-masing. Penangkapan R terduga pelaku penyerangan polisi saat gerebek bandar sabu [titlebase] adalah langkah awal untuk keadilan bagi para korban dan keluarga mereka.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.