Sorot Indonesia – Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan, Amstrong Sembiring Singgung Status Delik Aduan [titlebase]. Tiyo Ardianto, mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada, kini menjadi sorotan publik setelah dilaporkan oleh advokat Firdaus Oiwobo di Polres Tangerang Selatan dengan tuduhan penghinaan dan penghasutan. Laporan tersebut muncul setelah Firdaus menonton video yang berisi ajakan Tiyo untuk menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dianggap merendahkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) miliknya.

Dalam pernyataannya, Tiyo tidak merasa terintimidasi dengan berbagai tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia malah menyatakan bahwa tuduhan tersebut sebagai upaya untuk menarik perhatian Presiden Prabowo Subianto. “Saya pribadi memandang bahwa momentum ini memang bagus sekali untuk mereka yang ingin mempersembahkan loyalitasnya kepada Pak Presiden Prabowo,” ujarnya saat ditemui di UGM.

Baca juga:

Lebih lanjut, Tiyo Ardianto menyatakan akan siap memenuhi panggilan polisi terkait laporan tersebut dan menegaskan bahwa fokusnya adalah pada isu-isu yang substantif. Ia juga mengkritik Aliansi Mahasiswa BEM Bersatu yang menuduhnya memiliki kedekatan dengan tokoh PDIP. Tiyo mempertanyakan kredibilitas pernyataan tersebut dan menilai bahwa tuduhan itu hanya bertujuan untuk mengalihkan perhatian dari isu-isu yang lebih penting.

Dalam konferensi pers, perwakilan BEM Bersatu, Rahmat Djimbula, menyatakan bahwa Tiyo memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu dan mengaitkan penggunaan mobil yang dinilai mencurigakan. Tiyo menanggapi tuduhan ini dengan menilai bahwa hal itu semata-mata untuk menyibukkannya dari aktivitasnya yang lebih strategis.

Firdaus Oiwobo, yang merasa dirugikan oleh pernyataan Tiyo, menegaskan bahwa laporan yang dilayangkannya merupakan delik aduan absolut. Ia menjelaskan bahwa sebagai pemilik satu dapur SPPG di Kabupaten Tangerang, pernyataan Tiyo telah merugikannya secara langsung. Firdaus menegaskan, “Ini delik aduan absolut dan kami adalah orang yang langsung difitnah dan dihina oleh Tiyo.”

Dalam menanggapi berbagai spekulasi mengenai kedekatannya dengan politik, Tiyo menyebut bahwa ia tetap independen dan berkomitmen untuk menjalankan perannya sebagai warga negara yang kritis. Ia mengharapkan agar masyarakat tidak terjebak dalam fitnah dan lebih fokus pada hal-hal yang substansial demi kemajuan bersama.

Dengan situasi yang semakin memanas ini, publik menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini, terutama setelah Tiyo menyatakan akan memenuhi panggilan polisi. Keduanya, baik Tiyo Ardianto maupun Firdaus Oiwobo, kini berada dalam sorotan, dan banyak yang bertanya-tanya tentang dampak dari peristiwa ini terhadap dunia mahasiswa dan kebijakan publik.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.