Sorot Indonesia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertakziah ke rumah duka Rachmat Gobel di Jalan Supomo, Jakarta Selatan, pada Jumat, 10 Juli 2026, dan menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian tokoh nasional tersebut. Rachmat Gobel, yang merupakan anggota DPR RI periode 2024-2029 dan mantan Menteri Perdagangan, meninggal dunia pada usia 63 tahun di Rumah Sakit Brawijaya, Tebet, Jakarta Selatan, sekitar pukul 03:20 WIB.

Dalam pernyataannya, Jokowi mengenang Rachmat Gobel sebagai pribadi yang baik dan seorang menteri yang bekerja keras. “Pak Rachmat Gobel adalah pribadi yang baik, menteri yang bekerja keras, saya rasa itu,” ujarnya singkat saat menyambangi rumah duka. Kehadiran Jokowi di rumah duka menunjukkan penghormatan dan rasa duka yang mendalam kepada almarhum dan keluarganya.

Baca juga:

Selain Jokowi, sejumlah tokoh penting juga hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Rachmat Gobel. Di antaranya adalah Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, yang turut mendoakan almarhum dan memberikan tausiyah kepada keluarga. Nasaruddin mengenang Rachmat sebagai sosok yang peduli terhadap kepentingan umat serta aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ia menekankan pentingnya untuk terus mendoakan mereka yang telah berpulang, agar kasih sayang dan bakti kepada almarhum tetap terjaga.

Rachmat Gobel dikenal sebagai seorang pengusaha sukses dan politisi yang rendah hati. Keluarga almarhum menyatakan bahwa ia tidak memiliki riwayat penyakit serius sebelum meninggal. Pemakaman Rachmat Gobel dilaksanakan dengan upacara kenegaraan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, di mana ratusan pelayat mengantarkan jenazahnya dengan penuh haru.

Karangan bunga dari berbagai kalangan, termasuk dari mantan Menteri Perdagangan serta rekan-rekan di DPR, membanjiri rumah duka sebagai tanda penghormatan. Keluarga besar Partai NasDem dan banyak sahabat almarhum turut hadir, menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam. Rachmat Gobel dikenang sebagai sosok yang ramah dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap langkahnya.

Di tengah suasana duka, Menag Nasaruddin menekankan bahwa kematian tidak menghentikan amal seseorang. Doa yang dipanjatkan oleh keluarga diharapkan dapat menjadi penerang dan mengangkat derajat almarhum di sisi Allah SWT. Kesan mendalam yang ditinggalkan Rachmat Gobel di hati banyak orang terlihat dari banyaknya penghormatan yang diberikan oleh kolega dan masyarakat.

Jokowi bertakziah ke rumah duka Rachmat Gobel, sampaikan belasungkawa mendalam, tidak hanya sebagai presiden, tetapi juga sebagai sahabat dan rekan kerja yang menghargai dedikasi almarhum selama ini. Kehadiran dan ucapan belasungkawa dari Jokowi dan para tokoh lainnya menjadi pengingat akan kontribusi Rachmat Gobel dalam dunia politik dan sosial di Indonesia.

Dengan kepergian Rachmat Gobel, Indonesia kehilangan salah satu tokoh yang sangat berdedikasi untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.