Sorot Indonesia – Piala Dunia 2026 adalah gelaran sepak bola internasional yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Namun, Portugal yang tidak menjadi negara penyelenggara juga berpotensi untung hingga Rp19,6 triliun. Hasil studi dari Institut Pemasaran dan Administrasi Portugal (IPAM) menunjukkan bahwa Portugal dapat meraup keuntungan hingga 945 juta Euro, atau setara dengan Rp19,6 triliun, selama Piala Dunia 2026.

Mengutip CNN Indonesia, studi IPAM memperkirakan dampak ekonomi di Portugal berkisar antara 378 juta Euro hingga 945 juta Euro. Angka ini bergantung pada performa tim nasional Portugal di turnamen tersebut. Jika Portugal terhenti di babak penyisihan, keuntungan diprediksi mencapai 378 juta Euro atau Rp7,8 triliun. Namun, jika tim melaju hingga 16 besar, angka itu bisa meningkat menjadi 561 juta Euro atau Rp11,6 triliun. Apabila Portugal berhasil memenangkan Piala Dunia, keuntungan maksimal yang dapat diraih adalah 945 juta Euro.

Baca juga:

Perputaran ekonomi yang terjadi di Portugal selama Piala Dunia 2026 diprediksi akan didorong oleh berbagai sektor. Sektor rumah tangga, yang mencakup kebutuhan alkohol, diperkirakan berkontribusi sebesar 26 persen terhadap perputaran ekonomi. Ini sejalan dengan laporan Badan Pengawas Zat Aditif Portugal (ICAD) yang menyatakan bahwa konsumsi alkohol di Portugal, termasuk bir, lebih tinggi 21 persen dibandingkan rata-rata negara Eropa.

Sektor restoran juga diperkirakan akan mengalami peningkatan sebesar 15 persen, sementara periklanan dan media sosial masing-masing diperkirakan berkontribusi sebesar 14 persen dan 7 persen. Sektor kreasi konten diprediksi menyumbang 6 persen. Meskipun merchandise dan stiker Piala Dunia hanya diperkirakan menyumbang masing-masing 4 persen dan 5 persen, judi diprediksi akan meningkat lebih tinggi, dengan kontribusi sebesar 6 persen.

Dengan semua potensi keuntungan tersebut, Portugal diharapkan bisa memanfaatkan momentum Piala Dunia untuk meningkatkan kegiatan ekonomi. Penjualan berbagai produk seperti kaus, stiker, dan bir diharapkan menjadi daya tarik bagi konsumen. Aktivitas ini berpotensi memberikan dampak signifikan bagi pelaku usaha yang terlibat dalam industri tersebut.

Baca juga:

Keberhasilan Portugal dalam menggali potensi ekonomi ini juga dapat menjadi pelajaran bagi negara-negara lain yang tidak menjadi tuan rumah Piala Dunia, tetapi ingin memanfaatkan demam sepak bola untuk meningkatkan ekonomi mereka.

Secara keseluruhan, Piala Dunia 2026 menawarkan kesempatan emas bagi Portugal untuk meraih keuntungan yang signifikan. Dari penjualan produk hingga peningkatan layanan restoran, setiap sektor dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi negara. Oleh karena itu, pelaku usaha di Portugal perlu mempersiapkan diri menghadapi lonjakan permintaan yang diperkirakan akan terjadi selama turnamen.

Dengan semua data dan proyeksi yang ada, Portugal harus bersiap-siap untuk memanfaatkan peluang ini secara maksimal. Berbagai strategi dan inovasi dalam pemasaran produk selama Piala Dunia dapat membantu menciptakan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen dan pelaku usaha.

Baca juga:

Piala Dunia 2026 adalah kesempatan emas bagi Portugal untuk meningkatkan ekonomi dan memanfaatkan demam sepak bola yang melanda Eropa. Dengan persiapan yang tepat dan strategi yang efektif, Portugal dapat meraih keuntungan yang signifikan dan meningkatkan kegiatan ekonomi.