Sorot IndonesiaKonflik di Timur Tengah berpotensi meluas ke kawasan Tanduk Afrika, lagi-lagi dengan Israel di tengah pusaran masalah. Potensi konflik itu terindikasi setelah kelompok Houthi di Yaman mengancam akan menyerang setiap bentuk kehadiran Israel di Somaliland.

Ancaman itu disampaikan di tengah meningkatnya spekulasi mengenai rencana Israel memperluas jejak militernya di Pelabuhan Berbera, salah satu pelabuhan paling strategis di kawasan Laut Merah.

Baca juga: IRGC Iran Luncurkan Operasi Nasr Serang Israel: Houthi Blokade Laut Merah, AS Minta Tel Aviv Sabar

Pernyataan tersebut disampaikan pemimpin AnsarAllah (Houthi), Abdul-Malik al-Houthi, dalam pidato yang disiarkan televisi Al-Masirah pada Kamis (26/6/2026).

"Kami tidak akan tinggal diam terhadap kehadiran Israel di Somaliland," kata al-Houthi.

Ia menegaskan kelompoknya siap menggunakan "segala cara yang tersedia" apabila Israel benar-benar membangun pijakan militer di wilayah tersebut.

Menurut al-Houthi, kelompoknya terus memantau perkembangan di Somaliland.

Saat ini, kapal selam Israel telah berlabuh di Pelabuhan Berbera.

Kapal selam ini merupakan kapal perang kelas Dolphin yang diketahui memiliki kemampuan untuk menyerang target di darat.

Konflik di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari 70 tahun.

Konflik ini telah menyebabkan korban jiwa ribuan orang.

Terlepas dari konflik ini, Israel dan Houthi telah melakukan beberapa kali serangan terhadap satu sama lain.

Terakhir, pada bulan Mei 2026, Houthi meluncurkan serangan balasan terhadap Israel.

Menurut beberapa sumber, serangan ini telah menyebabkan korban jiwa lebih dari 100 orang.

Konflik di Timur Tengah telah berpotensi meluas ke kawasan Tanduk Afrika.

Hal ini disebabkan oleh rencana Israel untuk memperluas jejak militernya di Pelabuhan Berbera.

Rencana ini telah diketahui oleh kelompok Houthi di Yaman.

Mereka telah mengancam akan menyerang setiap bentuk kehadiran Israel di Somaliland.

Konflik di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari 70 tahun.

Konflik ini telah menyebabkan korban jiwa ribuan orang.

Terlepas dari konflik ini, Israel dan Houthi telah melakukan beberapa kali serangan terhadap satu sama lain.

Konflik di Timur Tengah telah berpotensi meluas ke kawasan Tanduk Afrika.

Houthi telah mengancam akan menyerang setiap bentuk kehadiran Israel di Somaliland.

Konflik di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari 70 tahun.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.