Sorot Indonesia – Demo mahasiswa UI memanas, Fathimah Azzahra teriak depan wajah polisi: Bapak dengar saya enggak? [titlebase] menjadi sorotan publik setelah aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8/2026). Fathimah Azzahra, yang merupakan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), menunjukkan keberanian luar biasa saat berhadapan dengan aparat kepolisian.
Dalam aksi tersebut, Fathimah tidak hanya menyampaikan aspirasi mahasiswa, tetapi juga terlibat dalam adu argumen dengan polisi ketika mobil komando yang membawa sound system mereka dicegat. Dia menuntut agar polisi membiarkan mobil tersebut melanjutkan perjalanan, dengan nada tegas bertanya, “Bapak bisa dengar saya enggak?”. Momen ini membuat polisi yang ditanya sempat gelagapan dan tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan.
Emosi Fathimah semakin memuncak saat dia menangis ketika berorasi di depan gedung UOB. Dia menyampaikan keprihatinan tentang kondisi masyarakat yang masih meragukan arti kemerdekaan, mengingat banyak yang merasa hidup dalam penindasan oleh pemerintah sendiri. “Kemerdekaan tidak hanya diukur dari kekayaan, tetapi dari keadilan dan dignitas manusia,” ujarnya dengan penuh haru.
Aksi yang diikuti oleh ribuan mahasiswa ini berlangsung sejak pukul 13.50 WIB dan berakhir menjelang malam. Sebelum membubarkan diri, mahasiswa menyanyikan lagu-lagu nasional seperti “Tanah Airku” dan “Bella Ciao” sebagai bentuk penegasan identitas mereka. Poster-poster yang dibentangkan juga mengekspresikan tuntutan keadilan dan hak asasi manusia, dengan salah satunya bertuliskan, “Menyiram air keras ke aktivis adalah cara pengecut melawan pemberani.”
Fathimah juga menegaskan bahwa BEM UI berencana untuk melanjutkan aksi demonstrasi setelah melakukan evaluasi dari aksi yang baru saja dilakukan. Dia menyoroti pentingnya pemerintah segera melakukan perbaikan, terutama terkait program-program yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Kericuhan sempat terjadi ketika mahasiswa berusaha meneruskan aksi mereka, namun pihak kepolisian berupaya untuk mencegah mobil komando masuk ke area demonstrasi. Dalam situasi tersebut, Fathimah terlihat berani mengambil earphone dari salah seorang polisi, kembali mempertanyakan apakah suara mereka didengar. Tindakan ini semakin mempertegas komitmen mahasiswa untuk tidak terdiam dalam menyuarakan aspirasi mereka.
Demo mahasiswa UI memanas, Fathimah Azzahra teriak depan wajah polisi: Bapak dengar saya enggak? [titlebase] tidak hanya menjadi ajang untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga menunjukkan bahwa mahasiswa masih peduli dan berjuang untuk keadilan sosial di tengah tantangan yang ada. Demonstrasi ini menjadi pengingat bahwa suara rakyat harus terus didengar dan diperjuangkan.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
