Sorot Indonesia – KUDUS – Demi Pembangunan Tepat Sasaran Bupati Kudus Dorong Perangkat Daerah Tingkatkan Kualitas Data, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengajak seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas data sektoral. Hal ini disampaikan saat pembukaan Forum Satu Data Kabupaten Kudus Semester I Tahun 2026, yang dilaksanakan di Pendapa Belakang Kabupaten Kudus, pada Senin (22/6/2026).

Baca juga:

Forum ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola data daerah yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Bupati menegaskan pentingnya data sebagai fondasi utama dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan daerah. “Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat,” ujarnya.

Sam’ani menekankan bahwa seluruh perangkat daerah harus memiliki komitmen yang sama dalam menghadirkan data berkualitas sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia. Untuk itu, ia mendorong agar perangkat daerah yang berperan sebagai produsen data meningkatkan kualitas data sektoral melalui penguatan koordinasi, pemanfaatan teknologi digital, dan kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

Dengan data yang valid dan mutakhir, program pembangunan serta pelayanan publik dapat dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Kami mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas data, melengkapi data sektoral sesuai standar, serta memperkuat sinergi dengan BPS agar menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Baca juga:

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta agar semua perangkat daerah mempersiapkan transformasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju Indeks Pemerintah Digital (Pemdi). Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, terintegrasi, dan berbasis data.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus, Eko Djumartono, menambahkan bahwa pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan daerah. “DTSEN memberikan dasar data yang lebih terintegrasi untuk mendukung berbagai program pemerintah. Oleh karena itu, perangkat daerah perlu memanfaatkan data tersebut secara optimal dan berkolaborasi dengan BPS dalam proses pengolahan serta pemutakhiran data agar kebijakan yang dihasilkan semakin tepat sasaran,” ungkapnya.

Melalui Forum Satu Data Semester I Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kudus berharap dapat membangun budaya pengelolaan data yang semakin baik di seluruh perangkat daerah. Hal ini diharapkan mampu mendukung pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan berdampak bagi masyarakat.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.