Sorot Indonesia – Investasi Rp 82 triliun dan luka agraria Rempang, Prabowo diminta ambil sikap tegas terhadap protes pemugaran yang terjadi di Kawasan Rempang, Bintan, Kepulauan Riau. Pemerintah telah meluncurkan program pembangunan di Rempang, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Namun, proyek ini telah menimbulkan banyak kontroversi dan protes dari masyarakat.
Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, telah menyampaikan instruksi kepada seluruh unsur aparatur negara agar tidak melawan kehendak rakyat. Ia juga telah menekankan pentingnya menyelesaikan setiap sengketa secara damai dengan mengedepankan dialog dan diplomasi.
Menurut Sekretaris Pendiri IAW Iskandar Sitorus, pemerintah perlu melakukan evaluasi jika mau menyelesaikan pembangunan di Rempang. Ia menilai bahwa proyek ini telah menimbulkan banyak masalah dan harus segera diatasi.
Prabowo Subianto juga telah mengunjungi Kompleks Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi. Mereka telah menandatangani 26 kesepakatan kerja sama di berbagai sektor.
Di samping itu, Prabowo Subianto juga telah meluncurkan Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia dan Belarus 2026–2030, bersama dengan Presiden Belarus, Alexander Lukashenko.
Investasi Rp 82 triliun dan luka agraria Rempang, Prabowo diminta ambil sikap tegas terhadap protes pemugaran. Pemerintah perlu segera menyelesaikan masalah ini dan memberikan keadilan kepada masyarakat.
Sekretaris Pendiri IAW Iskandar Sitorus menilai bahwa pemerintah perlu melakukan evaluasi jika mau menyelesaikan pembangunan di Rempang. Ia menilai bahwa proyek ini telah menimbulkan banyak masalah dan harus segera diatasi.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
