Sorot Indonesia – Marc Marquez tumbang di FP1 MotoGP, Bezzecchi tercepat, Bagnaia tempel ketat di Assen. Sejumlah pebalap MotoGP, termasuk Marc Marquez dan Luca Marini, mendesak adanya perubahan pada area run-off atau lintasan keluar di Sirkuit Assen. Hal ini menyusul rentetan kecelakaan yang terjadi sepanjang akhir pekan MotoGP Belanda 2026.
Sebelumnya, kecelakaan dalam kecepatan tinggi berturut-turut menimpa Fermin Aldeguer, Alex Marquez, dan Jorge Martin sejak sesi latihan. Puncaknya, pemimpin klasemen Marco Bezzecchi harus dilarikan ke rumah sakit setelah kehilangan kendali atas motor Aprilia miliknya di Tikungan 15 yang terkenal sangat cepat.
Setelah tergelincir, dampak kecelakaan Bezzecchi menjadi lebih parah karena motor dan tubuhnya terguling hebat saat memasuki gravel bed (area kerikil). Baca juga: Live MotoGP Belanda 2026: Marco Bezzecchi Kecelakaan Berdasarkan pemeriksaan medis di rumah sakit, Bezzecchi beruntung tidak mengalami cedera serius. Namun, nasib nahas menimpa Aldeguer yang mengalami patah tulang belakang akibat terlempar ke udara saat menghantam area kerikil pada hari Jumat. Sementara itu, Alex Marquez menderita luka memar.
Juara bertahan Marc Marquez kembali bersuara keras mengenai kondisi ini. Sejak hari Jumat, ia sudah menyoroti ukuran batu kerikil di Assen yang dinilai terlalu besar dan berbahaya bagi pebalap yang terjatuh dalam kecepatan tinggi.
Hal ini menunjukkan bahwa ada kekurangan dalam desain sirkuit yang harus segera diperbaiki agar kecelakaan seperti ini tidak terjadi lagi. Oleh karena itu, perlu adanya perubahan pada area run-off atau lintasan keluar di Sirkuit Assen untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Sebagai konsekuensi dari kecelakaan ini, perlu diadakan evaluasi untuk mengetahui apa yang harus diperbaiki dan bagaimana cara meningkatkan keselamatan bagi pebalap
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
