Sorot Indonesia – Tangerang: Memilih kampus yang tepat untuk anak sering kali menjadi keputusan besar dan investasi jangka panjang bagi orang tua. Di tengah mahalnya biaya pendidikan saat ini, BINUS Alam Sutera hadir sebagai Creative Business Campus untuk menjawab kekhawatiran tersebut lewat sistem belajar yang lengkap.
Kampus BINUS Alam Sutera menawarkan berbagai program unggulan, mulai dari School of Business, School of Design, hingga program Global Track yang hanya ada di kampus ini. Kualitas program-program ini diakui langsung oleh para orang tua mahasiswa.
Mereka melihat sendiri perkembangan positif dan pengalaman nyata anak-anaknya selama kuliah di sana. Sistem kuliah di BINUS dirancang sangat efisien.
Mahasiswa hanya perlu belajar teori inti di kampus selama 2,5 tahun. Setelah itu, di dua semester akhir, mereka akan langsung mengikuti enrichment program. Dalam program ini, mahasiswa bebas memilih arah kariernya, baik untuk langsung bekerja di perusahaan maupun fokus ke dunia riset.
Strategi ini terbukti membuat lulusan BINUS sangat bersaing di dunia kerja. Pihak kampus mencatat, lebih dari 80 hingga 90 persen mahasiswa BINUS sudah langsung mendapatkan pekerjaan bahkan sebelum mereka resmi wisuda.
Bagi yang belum bekerja, kampus juga akan terus mendampingi mereka hingga satu tahun setelah lulus.
Tingginya angka lulusan yang langsung kerja ini bukan cuma karena masa kuliahnya yang singkat. Faktor lainnya adalah lingkungan kampus yang aktif membentuk kepribadian mahasiswa menjadi lebih dewasa.
Presiden Direktur PT Meta Life Indonesia, Marjuky CH, sekaligus orang tua mahasiswa jurusan Food Technology di BINUS Alam Sutera menceritakan pengalamannya.
Ia mengaku melihat perubahan besar pada kedewasaan dan sifat anaknya yang kini sudah menginjak semester enam.
"Sebagai orang tua, kami merasa lebih tenang saat melihat anak tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga berada di lingkungan yang mendukungnya untuk terus berkembang," kata Marjuky dalam acara Media Gathering di Gedung Kampus Binus @Alam Sutera, Senin, 22 Juni 2026.
Baca Juga :
Hadapi Dunia Kerja 2026, BINUS Alam Sutera Wajibkan Semua Jurusan Pelajari AI!
Ia mengatakan keputusan memilih BINUS diambil secara demokratis, ketika sang anak dibiarkan melakukan riset sendiri sebelum menentukan pilihan kampusnya.
Rasa tenang yang dirasakan orang tua ini semakin lengkap karena BINUS memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk belajar hal baru. Kampus memfasilitasi mereka mengambil keterampilan lain di luar jurusan utama agar siap menghadapi dunia industri kreatif.
Untuk menjawab kekhawatiran orang tua soal masa depan di industri kreatif, orang tua diharapkan bisa lebih terbuka dengan jenis pekerjaan baru yang muncul di era digital. BINUS menyediakan program minor atau lintas jurusan guna mendukung hal ini.
Contohnya, mahasiswa jurusan Computer Science bisa mengambil kelas Culinary untuk bekal membangun bisnis kuliner di masa depan.
Soal persaingan, kualitas alumni BINUS Alam Sutera sudah terbukti di kancah global. Salah satu alumninya kini sukses bekerja di perusahaan teknologi raksasa, Apple.
Selain itu, banyak karya mahasiswa dari jurusan film yang sudah berhasil tayang di panggung internasional. Ini menjadi bukti nyata lulusan mereka siap bersaing di industri kreatif.
Keberhasilan para mahasiswa menembus industri global tentu tidak lepas dari kerja sama yang baik antara kampus dan orang tua. BINUS menyediakan fasilitas komunikasi yang transparan bagi para orang tua agar hubungan ini tetap terjaga.
Hubungan antara pihak kampus dan orang tua mahasiswa berjalan sangat baik berkat adanya aplikasi internal dari BINUS. Lewat aplikasi digital ini, orang tua bisa memantau perkembangan nilai akademik hingga kegiatan organisasi anak mereka secara berkala dari rumah.
Lewat kombinasi kurikulum yang fleksibel, program beasiswa, dan lingkungan belajar yang saling mendukung, BINUS Alam Sutera ingin memastikan investasi pendidikan yang dikeluarkan orang tua sebanding dengan hasilnya. Pendekatan ini diharapkan bisa menghapus rasa cemas orang tua sekaligus mencetak generasi muda yang siap bersaing di dunia kerja yang terus berubah.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
